Fakta di Balik Hari Farmasi Indonesia

24 Jun 2024  | 155x | Ditulis oleh : Admin
Fakta di Balik Hari Farmasi Indonesia

Hari Persatuan Farmasi Indonesia jatuh pada tanggal 13 Februari. Farmasi adalah salah satu bidang keprofesian dalam tenaga kesehatan yang merupakan kombinasi antara ilmu kesehatan dan ilmu kimia.

Profesi itu bertanggung jawab untuk memastikan efektivitas dan keamanan penggunaan obat tersebut, akan digunakan oleh dokter untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan membantu menyehatkan kembali pasien yang sakit dan berobat ke dokter.

Farmasi itu sendiri menjadi dalah satu profesi yang penting yang harus ada di setiap negara, termaukdi Indonesia. Bicara soal farmasi maka cukup banyak sekolah yang dapat menghasilkan para tenaga kesehatan atau informasi yang berjasa.

Jika menyinggung farmasi maka kita akan membahas Hari Persatuan Ahli Farmasi yang setiap tahun tanggal 13 Februari diperingati.

Sejarah Hari Persatuan Ahli Farmasi

Sejarah terbentuknya PAFI yaitu  pada tanggal 13 Februari 1946 oleh Bapak Zainal Abidin. Ia berhasil diangkat menjadi Ketu PAFI di masa itu. Hal tersebut dilakukan karena jasa Beliau yang dilakukan di Hotel Merdeka Yogyakarta.

Pada tanggal 13 Februari 1946 berdiri organisasi farmasi pertama di Indonesia, dan yang biasa disingkat PAFI atau persatuan ahli farmasi Indonesia. Organisasi ini bertugas untuk mewadahi profesi sisten apoteker atau tenaga teknis kefarmasian atau biasa biasa disebut dengan TTK.

Menagapa PAFI termasuk organisasi farmasi pertama atau tertua? Karena pada masa kolonial Belanda saat itu, ikatan apoteker Indonesia dan IAI belum ada karena hanya pendidikan asisten apoteker yang dapat menjalankannya.

Bahkan rintisan harus di didik langsung dari negeri Belanda, ikatan sarjana farmasi Indonesia itu baru lahir pada 15 September 1965, yang sebenarnya telah hadir waktu itu dengan nama IAI yang berdiri pada tanggal 18 juni 1955.

ISFI kemudian kembali menjadi IAI pada kongres XVIII ISFI di Jakarta. PAFI yang sekarang ini disebut Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) didirikan di Hotel Merdeka Jogjakarta dengan ketua pertamanya yaitu Zainal Abidin.

PAFI di Indonesia Terus Meningkat

Ahli Farmasi di Indonesia terus berjuang untuk memperbaiki kualitas dan meningkatkan sumber daya manusia yang dapat menangani hal tersebut. Farmasi Indonesia melalui perjalanan yang panjangnya sudah membuktikan bahwa mereka dapat memberikan peranan yang sangat penting terhadap perjuangan bangsa Indonesia.

Hari persatuan ahli farmasi yang jatuh tanggal 13 Februari tiap tahunnya, profesi asisten apoteker lebih dulu muncul dibanding profesi apoteker. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan dari pemerintah Belanda yang memang tidak membolehkan apoteker berkembang di Indonesia.

Usia PAFI di Indonesia sudah tidak muda lagi, namun organisasi ini makin membuktikan eksistensinya terhadap dunia kesehatan di Indonesia.

Fakta Menarik Farmasi

Mari kita simak fakta-fakta menarik tentang farmasi:

  • Seragam warna putih

Jika kita melihat mereka yang kuliah di jurusan farmasi ini, maka kita juga akan melihat mereka menggunakan seragam warna putih. Hal itu bukanlah tanpa sebab, karena warna menjadi salah satu yang ditunggulkan atau diutamakan dalam tenaga kesehatan.

Disisi lain seragam warna putih ini juga menjadi ciri khas anak jurusan farmasi, terutama ketika mereka praktikum ataupun magang di rumah sakit atau apotek.

  • Keakuratan profesi farmasi

Mereka yang kuliah di jurusan farmasi atau yang memiliki profersi ahli farmasi, tidak boleh sembarangan dalam melakukan praktikum atau pembuatan obat. Hal itu berkaitan dengan lambing farmasi itu sendiri atau lambing apotek yang biasanya bisa kita lihat dengan bentuk wadah dan ular.

Obat adalah salah satu bahan yang sering kali digunakan untuk membantu mengobati penyakit, dimana obat juga sebagai penawar racun atau perantara penyembuh penyakit.

Tahukah Anda, bahwa obat bisa juga menjadi racun atau bahan yang berbahaya jika melebihi dosis atau tidak sesuai dengan anjuran atau takaran. Hal itu lah yang menjadi beban tersendiri bagi mereka yang kuliah di jurusan farmasi, karena dengan begitu mereka tidak boleh melakukan kesalahan sedikitpun untuk meracik dan juga membuat obat yang dipasarkan atau dikonsumsi.

  • Alat praktikum

Bagi yang kuliah di jurusan farmasi tidak asing lagi dengan berbagai alat praktikum, dan itu sering kali membut decak kagum bagi orang awan yang melihatnya. Tetapi menggunakan alat praktikum untuk melakukan berbagai eksperimen tidaklah mudah dan tidak bisa dilakukan dengan sembarangan.

Umumnya mahasiswa akan menghadapi praktik lebih sering daripada menerima teori, dan mereka akan dihadapi oleh para dosen, agar kegiatan atau pembuatan obat bisa dilakukan sesuai dengan prosedurnya.

  • Seperti kuliah kedokteran

Pelajaran yang dilakukan oleh jurusan farmasi yang banyak diminati ini memiliki banyak kesamaan dengan materi kuliah yang dimiliki oleh dunia kedokteran. Selain itu juga bagi Anda yang memang memiliki passion di bidang kesehatan dan tidak sanggup melakukan sekolah di bidang kedoktern, karena terlalu mahal dan lama, maka banyak yang masuk ke jurusan farmasi.

Selain itu kuliah jurusan farmasi tidak terlalu sibuk seperti halnya kedoktern, karena Anda tidak harus mempelajari banyak hal seperti kedokteran.

  • Dana kuliah

Buat Anda yang ingin kuliah di jurusan farmasi ayo semangat, karena memang jurusan farmasi biayanya tidak terlalu banyak dikeluarkan atau tidak terlalu mahal seperti halnya jurusan kedokteran.

Pafioksibil.org adalah web resmi cabang PAFI yang bisa Anda kunjungi untuk mendapatkan banyak informasi tentang ahli farmasi dan ahli kesehatan dalam bidang kefarmasian, kegiatan seminar, workshop dan lainnya.

 

#Tag
Artikel Terkait
Mungkin Kamu Juga Suka
Rajakomen
Scroll Top